Skip to main content

Memesan Penginapan Airbnb di Taipei


Mau memesan penginapan yang lebih hemat daripada hotel dan lebih privat daripada hostel? Mungkin Airbnb bisa menjadi pilihan. Sebenarnya apa sih Airbnb itu? Website ini mempertemukan traveler yang memerlukan penginapan dan orang-orang biasa yang menyewakan kamar/apartemen atau rumahnya. Saya sekeluarga pernah menyewa apartemen di Paris dan vila di Ubud melalui airbnb. Aman nggak? Dari pengalaman saya sih aman dan berkesan, tapi tentu ada tip dan triknya. Baca sampai habis ya.

Step-by-step untuk memilih dan menyewa akomodasi di airbnb gampang banget, mirip dengan situs booking engine lainnya. Tapi di sini kita harus daftar menjadi anggota dulu, karena penyewa juga ingin tahu profil kita.

Langkah-langkah:
1. Buka website airbnb.
2. Klik "Daftar untuk mengklaim kredit" Kamu bakalan dapat kupon Rp 250.000.
3. Daftar dengan FB/Gmail/Email lain. Masukkan biodata seperti biasa.
4. Setelah daftar, balik ke halaman utama. Di pojok kiri atas, dekat logo airbnb, masukkan kota tujuan.
5. Masukkan tanggal cek in, cek out dan jumlah tamu.
6. Klik "Lebih banyak filter" Saya biasanya pilih (dengan centang) "Superhost" atau "Hos Teladan" dan "Bahasa tuan rumah: English", setelah itu klik "Berlakukan filter"
7. Untuk mencari penginapan di lokasi tertentu, zoom in dan geser peta


Tampilan Airbnb
Filter superhost penting untuk memastikan tuan rumah kita terpercaya. Biasanya mereka ini sudah berpengalaman menjadi host dengan ulasan-ulasan yang bagus. Filter bahasa tuan rumah juga penting, terutama untuk negara-negara yang tidak berbahasa Inggris. Saya mengaktifkan filter tuan rumah harus bisa berbahasa Inggris ini ketika memesan airbnb di Paris dan Taipei. Saya takutnya nggak nyambung dan ada miskomunikasi kalau enggak, karena saya sendiri nggak bisa bahasa Perancis dan Mandarin.

Selanjutnya kita bisa pilih-pilih akomodasi seperti biasa. Saya lihat foto, memastikan fasilitasnya sesuai dengan yang saya inginkan dan membaca ulasan atau review-nya. Untuk menghindari penipuan atau akomodasi fiktif, jangan memesan di listing yang yang belum ada review-nya meskipun harganya miring. Beberapa pilihan penginapan yang bagus bisa kita simpan di wish list, dengan meng-klik tanda hati.

Setelah melihat-lihat pilihan yang ada, saya tertarik memesan kamar privat di apartemen ini: https://www.airbnb.com/rooms/6405228. Lokasinya dekat dengan Taipei main station dan harganya tidak terlalu mahal. Tidak lupa saya cek profil host-nya, tampak meyakinkan kok :)






8. Ajukan pemesanan (request to book). Halaman selanjutnya meminta anda untuk memperkenalkan diri, kemudian membayar dengan kartu kredit, kartu debit atau paypal. Kartu kredit yang diterima untuk pembayaran adalah visa, mastercard, amex dan discover. Kalau tidak punya kartu kredit, bisa pinjam punya orang lain. Saya memasukkan nomor kartu kredit punya suami di akun saya dan nggak masalah. Sementara untuk kartu debit, yang sudah saya coba masukkan dan diterima adalah kartu debit dari Permata Bank yang ada tulisannya VISA Electron. Kartu Debit dari Bank Mandiri ditolak. Mungkin beberapa kartu debit dengan logo visa/mastercard perlu diaktifkan dulu fitur belanja online-nya di bank. Coba aja deh semua kartu yang ada :) 

Perhatikan di halaman pembayaran bahwa kupon atau travel credit sudah dipotongkan sebagai diskon. Kalau punya kupon banyak seperti saya, bisa jadi bayarnya Rp 0 alias gratis :) Selain itu, perhatikan bahwa ada biaya jasa (fee airbnb) sebesar kurang lebih 12%.

Setelah isian beres > klik "kirim permohonan"

9. Untuk listing dengan tanda "pemesanan instan" yang logonya seperti petir, kita bisa langsung mendapat konfirmasi saat itu juga. Untuk yang tidak bertanda "instant confirmation" kita tunggu saja konfirmasinya melalui email. Ketika memesan vila di Ubud, saya mendapat konfirmasi instan, sedangan untuk apartemen di Paris dan kamar di Taipei ini, konfirmasinya perlu menunggu sebentar.

Sebelum memesan, perhatikan juga kebijakan pembatalan dari masing-masing listing. Ada yang fleksibel, artinya bisa dibatalkan sehari sebelumnya dengan pengembalian penuh (contohnya: vila kami di Ubud). Ada yang kebijakan pembatalannya sedang, artinya pembayaran bisa dikembalikan penuh kalau dibatalkan 5 hari sebelumnya. Tapi ada juga yang kebijakan pembatalannya ketat (strict), pembayaran hanya dikembalikan 50% kalau dibatalkan seminggu sebelumnya. Untuk semua pembatalan ini, fee atau biaya airbnb tidak dapat dikembalikan alias hangus.




Selain mendapat konfirmasi, kita juga akan memperoleh kuitansi atau tanda terima pembayaran. Fyi, kuitansi pemesanan penginapan airbnb ini bisa digunakan untuk melengkapi syarat visa, termasuk visa Schengen. Biasanya tuan rumah juga akan memberi petunjuk lengkap alamat dan cara menemukan rumah atau apartemnnya. Kalau kurang jelas, kita bisa menghubungi mereka via email atau sms/whatsapp.

Tuan rumah saya yang di Taipei ini, Angie, malah mempunyai video You Tube yang sangat jelas, menjelaskan cara mencapai apartemennya dari bandara di Taipei. Sangat membantu saya yang pusing lihat huruf-huruf keriting :)




Gimana, gampang kan? Yuk daftar airbnb sekarang biar nanti gampang kalau pas perlu. Mumpung ada kupon dari The Emak sebesar Rp 250.000. Daftarnya pakai tautan ini ya: www.airbnb.co.id/c/akumalasari

~ The Emak

Comments

Popular posts from this blog

Cara Gampang Mengurus Bebas-Visa Jepang

Saya mendapatkan bebas-visa atau visa waiver Jepang ini secara tidak sengaja. Sampai saat ini saya belum punya rencana pasti, kapan akan ke Jepang. Pengen sih pengen, tapi belum ada rencana dan belum beli tiket. Dalam waktu dekat saya dan Si Ayah malah akan pergi ke Taipei. Saya mengajukan bebas-visa Jepang karena 'tertipu' postingan sebuah blog yang mengatakan bahwa kita bisa mengajukan visa Taiwan secara online kalau kita punya visa Jepang. Saya kurang teliti mencari konfirmasi, ternyata yang bisa mengurus visa Taiwan online adalah WNI yang sudah punya VISA Jepang (stiker besar yang ada fotonya), bukan VISA WAIVER yang hanya tempelan stiker kecil doang. Tapi ya sudah lah, tetap ada hikmahnya. Gara-gara postingan itu saya dan suami jadi punya visa waiver Jepang. Jadi kalau ada yang sedekah tiket ke Jepang, saya tinggal berangkat, hahaha. Ada? Bebas visa Jepang sudah diberlakukan bagi WNI mulai 1 Desember 2014. Tapi tentu ada syaratnya. Yang bisa mengajukan bebas visa adalah...

[Penginapan] Griya Pesisir Pantai Pulang Sawal

Beach front accommodation Setelah berkali-kali gagal menelepon penginapan-penginapan lain di sekitar pantai Pulang Sawal alias Indrayanti, akhirnya Dila , adik saya berhasil menghubungi pemilik Griya Pesisir. Di akun Facebook-nya, penginapan ini tidak begitu meyakinkan. Tapi ternyata, lumayanlah untuk menginap semalam dan menikmati senja dan pagi di pantai. Fasilitas memang sangat basic , tapi pemandangan laut dari balkon luar biasa. Gunung Kidul, Yogyakarta punya banyak pantai cantik di pesisir selatan. Sayang, belum banyak akomodasi dengan standar bagus untuk pengunjung yang ingin menginap. Biasanya, orang-orang melakukan day trip dari Yogyakarta. Memang jarak Jogja dengan pantai-pantai di Gunung Kidul bisa ditempuh sekitar 2,5 - 3 jam. Tapi kami tidak ingin terlalu capek dan memutuskan menginap semalam di akhir pekan. Ternyata tidak mudah memesan penginapan di sekitar pantai Pulang Sawal. Saya browsing di internet, tidak ada informasi lengkap mengenai akomodasi di Indrayanti. Saya ...

Pertama Kali ke Eropa? Ini Itinerarynya!

    Skrinsyut website www.rome2rio.com Bagi saya, merencanakan perjalanan adalah kesenangan tersendiri. Travel planning is half the fun . Apalagi ketika menyusun itinerary untuk perjalanan yang sudah saya impikan sejak dulu. Ke Eropa cuy! Karena akan pergi sekeluarga, saya harus mengakomodasi keinginan masing-masing orang, yang tentu saja berbeda-beda. Yang jelas, kami akan ada di Paris minimal 4 hari, karena Si Ayah ada tugas presentasi paper, membawa nama Indonesia. Selanjutnya ke mana? Bisa saja sih kami hanya keliling-keliling seputar Paris dan di satu negara Perancis saja. Perancis yang besar itu tidak akan habis dijelajahi dalam waktu dua minggu. Tapi mosok sudah sampai ke Eropa cuma ngendon di satu negara? Rugi banget, apalagi sudah repot urus visa Schengen yang bisa dipakai di 26 negara. Tambahan lagi, Big A sudah pengin banget menambah koleksi negaranya. Saya survey ke anggota keluarga. Si Ayah bilang ingin ke Swiss. Meskipun Si Ayah suka dengan wisata kota atau seja...